Pages

Labels

Saturday, June 15, 2013

Romantisme Ukhuwah


Romantisme ukhuwah adalah hal yang membuatku selalu iri kepada Abu Bakar, sebagaimana Ia begitu cinta kepada Umar...

Suatu hari, demikian dikisahkan Ibnu Katsir dalam Al-Bidayah wan Nihayah, Abu Bakar berjalan mendatangi majelis Rasulullah. Dia tampak menjinjing kainnya, terlunjak jalannya, tertampak lututnya, dan gemetar tubuhnya. "Sahabat kalian ini," sabda Sang Nabi pada sahabat yang sedang duduk begitu melihat Abu Bakar datang, "sedang kesal hati. Maka berilah salam padanya dan hiburlah hatinya."

Abu Bakar bersimpuh lalu menggenggam tangan Sang Nabi. Ditatapnya mata suci itu dalam-dalam. "Antara aku dan putra Al-Khattab," lirihnya, "ada kesalahpahaman. Lalu dia marah dan menutup pintu rumah. Aku merasa menyesal. Maka kuketuk pintunya, kuucapkan salam berulang kali untuk memohon maafnya. Tapi dia tak membukanya, tak menjawabku, dan tak juga memaafkan."
Tepat ketika Abu Bakar selesai berkisah, 'Umar ibn Al-Khaththab datang dengan resah."Sungguh aku diutus pada kalian," Sang Nabi bersabda menghardik, "Lalu kalian berkata: 'Engkau Dusta!'Wajah beliau tampak memerah, campuran antara murka dan rasa malunya yang lebih dalam dibanding gadis dalam pingitan."Hanya Abu Bakar seorang", sambung beliau, "Yang langsung mengiyakan, 'Engkau benar!' . Lalu dia membelaku dengan seluruh jiwa dan hartanya. Masihkah kalian tidak takut pada Allah untuk menyakiti sahabatku?"
'Umar berlinang, beristighfar, dan berjalan simpuh mendekat. Tetapi tangis Abu Bakar lebih keras, derai air matanya bagai kaca jendela lepas. "Tidak, ya Rasulullah. Tidak. Ini bukan salahnya," serunya terpatah-patah isak. "Demi Allah akulah memang yang keterlaluan." Lalu dia memeluk 'Umar, menenangkan bahu yang terguncang. Mereka menyatukan rasa dalam dekapan ukhuwah, menyembuhkan luka-luka.
(Dalam Dekapan Ukhuwah, hal 388-389)

Hanya Allah

Hasbunallah wa ni’mal wakil, ni’mal maula wa ni’man nashir…
“Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung”
Teringat suatu kisah dari Imam Syahid Hasan Al Banna, Suatu hari Ustadz Hasan Al Banna duduk bersama para ikhwah dalam sebuah majelis . Kemudian beliau bertanya, “Mengapa sekarang seolah berbagai lembaga, media, bahkan elit pemerintahan seolah semua menyudutkan dan menyerang kita?”
Kemudian beliau berkata kembali, “Kalian tahu kenapa semua ini terjadi? Agar kalian semua tahu dan menyadari betul, bahwa tidak ada tempat bersandar kecuali kepada Allah.. Dan agar jangan pernah kalian menanti dukungan dan kemenangan kepada seorangpun kecuali kepada Allah..”
Memperpanjang doa-doa kepadaMu dan memperbanyak amal-amal karenaMu...

Kembali

Tashiru - Kembali

Harapan dari setiap insan kesenangan serta ketenangan
mengarungi hidup ini tanpa ada cubaan
sayang harapan itu tak pasti karna cobaan akan terjadi
tuk menguji sabar diri dan ketaqwaan
akankah kita tetap tegar menjalaninya dengan keikhlasan
ataukah terjerumus ke dalam keputusasaan

Katakanlah kali ini adalah miliknya Allah
yang akan kembali kepadanya kapan dan dimana saja
dan berdoalah mohon ampunan dari semua kesalahan
agar mendapat keredhoan dan pertolongan

sayang harapan itu tak pasti karna cubaan akan terjadi
tuk menguji sabar diri dan ketaqwaan
akankah kita tetap tegar menjalaninya dengan keikhlasan
ataukah terjerumus kedalam keputusasaan

katakanlah kali ini adalah miliknya Allah
yang akan kembali kepadanya kapan dan dimana saja
dan berdoalah mohonampunan dari semua kesalahan
agar mendapat keredhaan dan pertolongan Dalam Ujian

katakanlah kali ini adalah miliknya Allah
yang akan kembali kepadanya kapan dan dimana saja
dan berdoalah mohon ampunan dari semua kesalahan
agar mendapat keredhoan dan pertolongannya

katakanlah kali ini adalah miliknya Allah
yang akan kembali kepadanya kapan dan dimana saja
dan berdoalah mohon ampunan dari semua kesalahan
agar mendapat keredhoan dan pertolongan Dalam Ujian

Sunday, April 14, 2013

Etika TSI (Teknologi Sistem Informasi) dari sisi Pengguna, Pengelola, dan Pembuat

Dalam postingan kali ini, saya akan membahas tentang Etika Teknologi Sistem Informasi dari sisi Pengguna, Pengelola, dan Pembuat. Oleh karena itu, mari kita bahas satu per satu pengertian dari judul postingan ini.

1. Etika
  • Menurut Kamus Besar Bhs. Indonesia (1995). Etika adalah Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat.
  • Etika adalah Ilmu tentang apa yang baik dan yang buruk, tentang hak dan kewajiban moral.
  • Menurut Maryani & Ludigdo (2001) “Etika adalah Seperangkat aturan atau norma atau pedoman yang mengatur perilaku manusia, baik yang harus dilakukan maupun yang harus ditinggalkan yang di anut oleh sekelompok atau segolongan masyarakat atau profesi”.
Dari asal usul kata, Etika berasal dari bahasa Yunani ‘ethos’ yang berarti adat istiadat/ kebiasaan yang baik. Perkembangan etika yaitu studi tentang kebiasaan manusia berdasarkan kesepakatan, menurut ruang dan waktu yang berbeda, yang menggambarkan perangai manusia dalam kehidupan pada umumnya.

2. Teknologi
Teknologi adalah sesuatu yang diciptakan untuk memudahkan hidup manusia dengan bekal pengetahuan melalui akal manusia. Teknologi informasi adalah salah satu teknologi abad modern yang dikembangkan dari beberapa ilmu dasar seperti matematika, fisika, dan lainnya.

3. Etika dan Teknologi Sistem Informasi
Dari ulasan Etika dan Teknologi, korelasi keduanya sangat erat. Karena, teknologi kiranya menjadi hal yang patut diatur dan dilindungi pemanfaatannya karena apabila terjadi penyimpangan pada pemanfaatan terknologi, biasanya berakibat buruk bagi kehidupan manusia. Dari alasan tersebut, maka etika sangat berperan penting dalam menjaga rambu pemanfaatan teknologi sistem informasi. Di Indonesia juga sudah diatur dan tertulis dalam UU ITE Tahun 2008 BAB II Asas Tujuan Pasal 3 berbunyi :
"Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Transaksi Elektronik dilaksanakan berdasarkan asas kepastian hukum, manfaat, kehati-hatian, itikad baik dan kebebasan memilih teknologi atau netral teknologi"

Friday, January 25, 2013

Pelatihan Jurnalistik

Notulensi Pelatihan Jurnalistik

Teknik Penulisan Artikel
Oleh : Noor Raihan (Redaksi UG News)


1. Tulisan adalah sebuah pengungkapan berupa bahasa yang menerangkan sesuatu.

2. Tulisan dibagi 2 tipe, yaitu fiksi dan non-fiksi
* contoh tulisan fiksi : cerpen, puisi, hikayat, legenda, pantun, dll.
* contoh tulisan non-fiksi : artikel berita, biografi, essay, karya ilmiah, dll.

3. Rumus baku dalam penulisan adalah 5W + 1H (What, Who, When, Where, Why, and How)

4. Bentuk dan gaya penulisan terdiri dari beberapa jenis, yaitu deskriptif, opini/kolom, narasi/kronologi/diary, ilmiah popular, pop/humor
* deskriptif, merupakan gaya penulisan yang menceritakan sesuatu secara lugas dan memaparkan ciri-ciri dari suatu benda
* opini/kolom, merupakan gaya penulisan yang menceritakan sesuatu berdasarkan argumentasi dari penulisnya.
* narasi/kronologi/diary, merupakan gaya penulisan yang menceritakan sesuatu secara runtut dari awal sampai akhir.
* ilmiah popular, merupakan gaya penulisan yang memaparkan fakta dan hasil penelitian, namun menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh orang awam.
* pop/humor, merupakan gaya penulisan santai khas anak muda yang dipenuhi dengan bahasa gaul dan humor.

5. Tips menulis
o Kontinuitas dalam menulis harus dijaga dengan selalu membiasakan diri untuk menulis
o Perbanyak membaca, hindari untuk membatasi bacaan
o Jadikan pengalaman sebagai bahan bagi tulisan
o Kreasikan tulisan dengan tambahan pernak-pernik selain 5W+1H